Kamis, 26 April 2012

KEPRIBADIAN DAN MACAM-MACAMNYA


1.      Pengertian Kepribadian
Kepribadian (personality) bukan sebagai bakat kodrati, melainkan terbentuk oleh proses sosialisasi. Kepribadian merupakan kecenderungan psikologis seseorang untuk melakukan tingkah laku social tertentu, baik berupa perasaan, berpikir, bersikap, dan berkehendak maupun perbuatan. Definisi kepribadian menurut beberapa ahli antara lain sebagai berikut :
a. Yinger
Kepribadian adalah keseluruhan perilaku dari seorang individu dengan system kecenderungan tertentu yang berinteraksi dengan serangkaian instruksi.
b. M.A.W Bouwer
Kepribadian adalah corak tingkah laku social yang meliputi corak kekuatan, dorongan, keinginan, opini dan sikap-sikap seseorang.
c. Cuber
Kepribadian adalah gabungan keseluruhan dari sifat-sifat yang tampak dan dapat dilihat oleh seseorang.
d. Theodore R. Newcombe
Kepribadian adalah organisasi sikap-sikap yang dimiliki seseorang sebagai latar belakang terhadap perilaku.
e. Koentjaraningrat
kepribadian adalah suatu susunan dari unsure-unsur akal dan jiwa yang menentukan tingkah laku atau tindakan seseorang.
f. Roucek dan Warren
kepribadian adalah organisasi factor-faktor biologis psikologis dan sosiologis yang mendasari prilaku seseorang
g. Sigmund  freud
menyatakan bahwa kepribadian merupakan suatu struktur yang terdiri dari tiga system yakni id, ego, dan super ego.
h.  Gordon Allport
menyatakan bahwa kepribadian merupakan suatu organisasi yang dinamis dari system psikopisik individu yang menentukan tingkah laku dan pemikiran individu secara khas.
Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa kepribadian adalah karakteristik atau ciri khas dari setiap individu yang dapat diketahui melalui pengamatan terhadap perilakunya.
2.      Macam-macam Kepribadian
A.    Menurut Paul Gunadi
Pada umumnya terdapat lima penggolongan kepribadian yang sering dikenal dalam kehidupan sehari-hari yaitu sebagai berikut:
1.      Sanguin
Seseorang yang termasuk tipe ini memiliki ciri-ciri antara lain: memiliki banyak kekuatan, bersemangat, mempunyai gairah hidup, dapat membuat lingkungannya gembira dan senang. Akan tetapi tipe ini pun memiliki kelemahan antara lain: cenderbertindak sesuai emosi atau keinginannya.
2.      Flegmatik
Sesoeorang yang termasuk tipe ini memiliki cirri-ciri antara lain: cenderung tenang, gejolak emosinya tidak tampak, misalnya dalam kondisi sedih atau senang, sehingga turun naik emosinya tidak terlihat secara jelas. Orang bertipe seperti ini memiliki kelemahan antara lain: ada kecenderungan untuk mengambil mudahnya dan tidak mau susah.
3.      Melankolik
Seseorang yang termasuk tipe ini memiliki ciri antara lain: terobsesi dengan karyanya yang paling bagus atau paling sempurna, mengerti estetika keindahan hidup, perasaannya sangat kuat dan sangat sensitive. Orang yang bertipe seperti ini memiliki kelemahan antara lain: sangat mudah dikuasai oleh perasaan dan cenderung perasaan yang mendasari kehidupannya sehari-hari adalah perasaan yang murung.
4.      Kolerik
Seseorang yang termasuk tipe ini memiliki ciri antara lain: cenderung berorientasi pada pekerjaan dan tugas, mempunyai disiplin kerja yang sangat tinggi, mampu melaksanakan tugas dengan setian dan tanggung jawab atas tugas yang di embannya. Orang yang bertipe ini memiliki kelemahan antara lain: kurang mampu merasakan perasaan orang lain, kurang mampu mengembangkan rasa kasihan pada orang yang sedang menderita dan perasaannya kurang bermain.
5.      Asertif
Seseorang yang termasuk tipe ini memiliki ciri antara lain: mampu menyatakan pendapat, ide, dan gagasannya secara tegas, kritis, tetapi perasaannya halus sehingga tidak menyakiti perasaan orang lain. Kelemahannya antara lain: tidak banyak ditemukan (tipe ideal)

B.     Menurut Eysenck 1964 (dalam Buchori 1982) menyatakan
Tipe kepribadian dibagi menjadi tiga, yaitu:
1.      Ekstrovert
dicirikan dengan sifat sosiabilitas, bersahabat, menikmati kegembiraan, aktif  bicara,  menyenangkan, spontan, ramah, sering ambil bagian dalam aktivitas sosial.
2. Introvert
dicirikan dengan sifat pemalu, suka menyendiri, mempunyai kontrol diri yang baik.
3. Neurosis
dicirikan dengan pencemas, pemurung, tegang, bahkan kadang-kadang disertai dengan simptom fisik seperti keringat, pucat, dan gugup.

C.     Tipe-tipe gaya kepribadian
Menurut (2005) membagi tipe gaya kepribadian ke dalam 12 tipe kepribadian, y aitu sebagai berikut :
1.      Kepribadian yang Mudah Menyesuaikan Diri
Orang tersebut sadar tentang penyesuaian diri dengan orang lain, komunikatif dan bertanggung jawab, ramah, santun, dan memperhatikan perasaan orang lain, dan jarang sangat agresif.
Kepribadian ini suka pada yang modern, peka terhadap apa yang terjadi hari ini dan senang menaruh perhatian banyak hal.
2.      Kepribadian yang Berambisi
Seseorang dengan gaya kepribadian yang berambisi adalah orang yang memang benar-benar penuh ambisi terhadap semua hal. Dia menyambut baik tantangan dan berkompetisi dengan senang hati dan sengaja.
3.      Kepribadian yang Mempengaruhi
Seseorang dengan gaya kepribadian yang mempengaruhi adalah seseorang yang terorganisasi dan berpengatuhan cukup yang memancarkan kepercayaan, dedikasi, dan berdikari.
4.      Kepribadian yang Berprestasi
Seseorang dengan gaya kepribadian berprestasi adalah orang yang menghendaki kesempatan untuk bermain dengan baik dan cemerlang, jika mungkin untuk mempesonakan yang lain agar mendapatkan sambutan baik, kasih sayang dan tepuk tangan orang lain, dalam hal ini berarti menerima kehormatan.
5.      Kepribadian yang Idealistis
Seseorang dengan gaya kepribadian yang idealistis adalah orang yang melihat hidup ini dengan 2 cara yakni, hidup sebagaimana adanya dan hidup sebagaimana seharusnya menurut kepercayaannya.
6.      Kepribadian yang Sabar
Kepribadian yang sabar adalah orang yang memang sabar (hampir tidak pernah putus asa), ramah tamah dan rendah hati. Dia menghargai kepercayaan, kebenaran, dan slalu penuh harapan.
7.      Kepribadian yang Mendahului
Kepribadian yang mendahului adalah orang yang menjunjung tinggi kualitas dan mengerti kualitas.
8.      Kepribadian yang Perseptif
Kepribadian yang perseptif adalah orang yang cepat tanggap terhadap rasa sakit dan kekurangan, bukan hanya yang dialaminya sendiri, tetapi juga yang dialami orang lain, sekalipun orang itu asing.
9.      Kepribadian yang Peka
Kepribadian yang peka adalah orang yang suka termenung, berinstrospeksi, dan sangat peka terhadap suasana jiwa dan sifat-sifatnya sendiri, perasaaan dan fikirannya.
10.  Kepribadian yang Berketetapan
Kepribadian yang berketetapan adalah orang yang menekankan pada tiga hal sebagai landasan dari gaya kepribadiannya, yaitu kebenaran, tanggung jawab, dan kehormatan.
11.  Kepribadian yang ulet
Kepribadian yang ulet adalah orang yang memandang hidup sebagai suatu perjalanan. Setiap hari dia melangkah maju diatas jalan hidup umum dengan harapan besar mampu mewujudkan harapan dan cita-citanya.
12.  Kepribadian yang berhati-hati
Kepribadian yang berhati-hati adalah orang yang yang terorganisasi, teliti, berhati-hati, tuntas, dan senantiasa mencoba menunaikan kewajibannya secara social dalam pekerjaan sebagai warga Negara atau yang ada hubungannya dengan masalah-masalah keuangan.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India